Berawal dari Suara, Berakhir Jadi Rasa

Midnight in December

Penjelasan singkat isi cerita

Midnight in December karya Kith menceritakan Kalisa Fidelya (Kisa), seorang mahasiswi yang harus menjalani hubungan jarak jauh dengan pacarnya, Malik Wartana, setelah mereka memasuki dunia perkuliahan. Awalnya hubungan mereka baik-baik saja, tetapi jarak dan kesibukan perlahan membuat hubungan mereka berubah. Kisa mulai merasa ada sesuatu yang hilang dari hubungan mereka.

Di tengah kehidupannya sebagai mahasiswa, Kisa bergabung dengan radio kampus Radioku. Di sana ia mengenal Bareska Harsachandra (Akes), seorang penyiar radio yang awalnya hanya ia kenal melalui suara dan siarannya. Dari interaksi yang awalnya biasa, Kisa dan Akes perlahan menjadi dekat.

Masalahnya, Kisa masih memiliki hubungan dengan Malik. Di sisi lain, Akes juga mempunyai masa lalu dan luka dari hubungannya dengan Tessa. Kedekatan Kisa dan Akes akhirnya membuat perasaan mereka semakin rumit. Mereka harus menghadapi perasaan yang muncul di waktu yang mungkin belum tepat, sementara masing-masing masih berusaha berdamai dengan masa lalu.

Seiring berjalannya cerita, Kisa mulai memahami bahwa mempertahankan sebuah hubungan tidak selalu berarti harus terus bertahan, terutama jika hubungan tersebut sudah tidak memberikan kebahagiaan yang sama. Ia juga belajar mengenali perasaannya sendiri dan menentukan apa yang sebenarnya ia inginkan.

Pada akhirnya, cerita Kisa dan Akes bukan hanya tentang menemukan orang baru setelah sebuah hubungan berakhir, tetapi tentang proses tumbuh, kehilangan, move on, dan menemukan seseorang ketika kita sudah siap membuka hati lagi. 

Masa Lalu yang Menghantui setiap Karakter

  • Kisa & Malik punya sejarah dari masa SMA. Jadi hubungan mereka bukan hubungan yang baru dimulai ketika kuliah. Karena itu, ketika hubungan mereka mulai renggang saat LDR, Kisa nggak bisa begitu saja lepas dari Malik—ada banyak kenangan dan keterikatan di antara mereka.
  • Akes juga punya masa lalu, terutama dengan Tessa. Hubungan tersebut meninggalkan luka dan membuat Akes punya cara sendiri dalam menghadapi perasaan serta hubungan baru.
  • Jadi ketika Kisa dan Akes mulai dekat, mereka sebenarnya sama-sama membawa “baggage” dari hubungan sebelumnya. Makanya hubungan mereka nggak langsung sesimpel “ketemu → suka → jadian”.

 Ending Kisah Cinta Para Karakter

  • Kisa & Malik 
    Setelah menjalani masa “istirahat” dari hubungan mereka selama kurang lebih setahun, Kisa dan Malik akhirnya memutuskan untuk benar-benar berpisah. Kisa sadar hubungan mereka sudah tidak bisa dipaksakan dan ia ingin berhenti terjebak di masa lalu. 
  • Kisa & Akes 
    Setelah Kisa berhasil berdamai dengan masa lalunya, ia akhirnya mengakui perasaannya kepada Akes. Mereka kemudian menjadi pasangan. Hubungan mereka menjadi gambaran bahwa seseorang bisa menemukan cinta baru setelah benar-benar siap melepaskan masa lalu.
  • Akes & Tessa 
    Akes juga punya masa lalu bersama Tessa. Hubungan mereka tidak berakhir bersama, tetapi pengalaman itu menjadi bagian dari luka dan proses Akes sebelum akhirnya bertemu dan dekat dengan Kisa.
  • Malik & Greta 
    Setelah hubungannya dengan Kisa selesai, Malik kemudian bertemu dengan Greta. Hubungan mereka menjadi petunjuk bahwa Malik juga akhirnya punya kesempatan untuk membuka lembaran baru.

Pesan & Kesan Midnight in December

Pesan:

Midnight in December mengajarkan bahwa nggak semua hubungan harus dipertahankan sampai akhir. Kadang, melepaskan seseorang justru menjadi cara untuk menyelamatkan diri sendiri dan memberi kesempatan untuk menemukan kebahagiaan yang baru. Cerita Kisa juga menunjukkan bahwa sebelum memulai hubungan baru, kita perlu berdamai dengan masa lalu dan memahami perasaan diri sendiri.

Kesan:

Midnight in December punya vibe yang relatable banget buat Gen Z, terutama tentang LDR, hubungan yang mulai renggang, rasa bingung antara bertahan atau melepaskan, dan munculnya seseorang yang bikin hati kembali berdebar. Ceritanya juga terasa dekat dengan kehidupan anak muda karena nggak cuma membahas cinta, tapi juga pertemanan, perkuliahan, proses bertumbuh, dan mencari jati diri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *