Ketika Cinta Harus Berhadapan dengan Jarak dan Waktu

Novel Once (and For All) Around The Sun – Valerie

Alur Once (and For All) Around The Sun

Cerita berpusat pada Raihan dan Ailsa, pasangan yang sudah bersama hampir tiga tahun sejak masa SMA. Awalnya hubungan mereka berjalan baik—mereka saling mendukung dan sama-sama punya tujuan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Masalah mulai muncul ketika mereka kuliah di tempat yang berbeda. Raihan berada di Bandung, sedangkan Ailsa di Bali. Mereka yang sebelumnya terbiasa dekat harus menjalani long-distance relationship (LDR) untuk pertama kalinya.

Dari sinilah konflik utamanya berkembang.

Kesibukan kuliah, lingkungan baru, ambisi masing-masing, dan komunikasi yang semakin berkurang perlahan membuat hubungan mereka berubah. Mereka sebenarnya masih saling menyayangi, tetapi semakin sulit memahami apa yang sedang dirasakan satu sama lain.

Yang bikin konflik makin rumit adalah keduanya cenderung menyimpan masalah sendiri. Jadi bukan sekadar masalah “jauh-jauhan”, tetapi bagaimana jarak tersebut membuat kesalahpahaman dan masalah yang tidak dibicarakan semakin menumpuk. Beberapa ulasan pembaca juga menyoroti bahwa konflik mereka banyak berkaitan dengan komunikasi dan ketidakmampuan untuk mengungkapkan perasaan secara terbuka.

Selain hubungan Raihan dan Ailsa, cerita juga memperlihatkan kehidupan mereka di lingkungan perkuliahan. Teman-teman mereka ikut memengaruhi cara keduanya melihat hubungan tersebut, sehingga konflik tidak hanya datang dari Raihan dan Ailsa sendiri.

Kemudian, hubungan mereka semakin berada di titik sulit sampai akhirnya terjadi perpisahan. Dari sini cerita nggak langsung selesai, justru masuk ke bagian tentang bagaimana mereka menghadapi konsekuensi dari hubungan yang sudah mereka jalani selama bertahun-tahun.

Sifat masing-masing tokoh

1. Raihan

Sifat: penyayang, berkomitmen, bertanggung jawab, ambisius, dan cukup dewasa dalam menghadapi masalah.

Raihan sangat menghargai hubungannya dengan Ailsa. Meskipun memasuki dunia kuliah membuat prioritas dan lingkungannya berubah, ia tetap berusaha mempertahankan komitmennya. Ia juga digambarkan sebagai orang yang fokus terhadap masa depannya dan kemudian berkembang menjadi pribadi yang lebih dewasa.

2. Ailsa

Sifat: penyayang, membutuhkan kedekatan emosional, tetapi juga mudah bimbang dan memiliki kesulitan dalam mengomunikasikan perasaannya.

Ailsa sangat menghargai konsistensi dan kedekatan dalam hubungan. Ketika jarak membuat komunikasi dengan Raihan berkurang, ia mulai merasa terabaikan. Salah satu masalah Ailsa adalah ia sering menyimpan perasaannya sehingga muncul kesalahpahaman.

3. Erlangga

Sifat: suportif dan membawa suasana yang lebih ringan.

Erlangga merupakan salah satu teman Raihan di lingkungan perkuliahan. Kehadirannya membantu memberi warna berbeda di tengah konflik hubungan Raihan dan Ailsa. Salah satu pembaca menggambarkan Erlangga dan Shaka sebagai pengalih suasana ketika cerita sedang berat.

4. Shaka

Sifat: suportif dan bersahabat.

Shaka termasuk teman Raihan di lingkungan kampus. Ia bersama Erlangga menjadi bagian dari lingkungan baru Raihan yang ikut mendorongnya untuk berkembang dan aktif dalam kehidupan perkuliahan.

5. Anya

Sifat: protektif terhadap Ailsa, tegas, tetapi cenderung terlalu ikut campur.

Anya berusaha membantu Ailsa ketika menghadapi masalah hubungannya. Namun, dari sudut pandang salah satu pembaca, Anya sering terlalu yakin bahwa dirinya memahami situasi Ailsa dan beberapa nasihatnya justru memperkeruh keadaan. Ini berarti karakter Anya bisa dilihat sebagai peduli, tetapi kurang bijaksana dalam menyikapi masalah orang lain.

6. Bege

Sifat: menghargai hubungan orang lain dan cukup menghormati batasan.

Bege termasuk teman di sekitar Ailsa. Salah satu ulasan secara khusus memuji Bege karena dianggap menghargai hubungan orang lain, berbeda dengan beberapa karakter lain yang terlalu mencampuri hubungan Raihan dan Ailsa.

7. Amanda

Sifat: tegas, berpikiran kritis, dan memberikan perspektif yang berbeda.

Amanda termasuk tokoh yang memberikan pandangan kepada Ailsa mengenai hubungannya. Perannya cukup berkesan bagi pembaca karena perkataannya dianggap memberikan sudut pandang yang kuat mengenai hubungan dan rasa percaya.

8. Sabian

Sifat: suportif dan lebih bisa memahami keadaan Ailsa.

Sabian termasuk teman Ailsa. Dalam salah satu ulasan, ia bahkan disebut sebagai pengecualian dibanding beberapa teman Ailsa lainnya karena dianggap lebih bisa bersikap baik dalam menghadapi persoalan hubungan Ailsa.

9. Raisha

Sifat: ceria, lucu, dan dekat dengan Raihan sebagai adiknya.

Raisha adalah adik Raihan. Kehadirannya memberikan sisi yang lebih ringan dalam cerita, terutama melalui interaksinya dengan Raihan. Beberapa pembaca bahkan menyebut interaksi Raihan–Raisha sebagai salah satu bagian favorit mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *