Phone:
(701)814-6992
Physical address:
6296 Donnelly Plaza
Ratkeville, Bahamas.

Alur Hi Berlin 1998
Novel Hi Berlin 1998 menceritakan perjalanan Sakeza Labiru Boediman, seorang siswi yang awalnya memiliki hubungan dengan Raka. Pada awalnya hubungan mereka terlihat baik, tetapi lama-kelamaan Raka menjadi semakin posesif dan suka mengatur kehidupan Sakeza. Sakeza mulai merasa tidak nyaman karena Raka terlalu mengontrol dirinya. Setelah mempertimbangkan banyak hal, Sakeza akhirnya berani mengakhiri hubungan tersebut.
Setelah putus dari Raka, Sakeza bertemu dengan Jan Adam, seorang adik kelas yang usianya lebih muda darinya. Pada awalnya Sakeza tidak terlalu tertarik kepada Adam karena ia memiliki prinsip bahwa dirinya tidak ingin berpacaran dengan laki-laki yang lebih muda. Namun, karena sering bertemu dan berinteraksi, Sakeza mulai mengetahui sifat Adam yang perhatian, baik, dan cukup dewasa.
Seiring berjalannya waktu, hubungan Sakeza dan Adam menjadi semakin dekat. Sakeza yang awalnya berusaha menyangkal perasaannya akhirnya menyadari bahwa ia benar-benar menyukai Adam. Namun, hubungan mereka tidak langsung berjalan lancar. Berbagai masalah mulai muncul, mulai dari kesalahpahaman, masa lalu Sakeza, hingga masalah keluarga Adam.
Adam juga harus menghadapi persoalan dalam keluarganya yang membuatnya berada dalam posisi sulit. Ia sempat diminta untuk menjauh dari Sakeza sehingga hubungan mereka kembali mengalami masalah. Di sisi lain, Sakeza juga harus belajar memahami keadaan Adam dan tidak hanya memikirkan perasaannya sendiri.
Tokoh dan Watak para karakter
Sakeza merupakan tokoh utama perempuan dalam novel. Ia digambarkan sebagai perempuan yang cerdas, mandiri, berani, dan memiliki pendirian kuat. Sakeza juga cukup keras kepala karena sangat berpegang pada prinsip yang ia miliki. Salah satunya adalah keyakinannya mengenai pasangan yang ideal.
Di sisi lain, Sakeza sebenarnya memiliki sisi yang perasa dan perhatian. Ketika menghadapi masalah dalam hubungannya dengan Raka, ia mulai belajar untuk berani mengambil keputusan demi dirinya sendiri. Pertemuannya dengan Adam juga membuat Sakeza mengalami perkembangan dalam cara memandang cinta dan hubungan.
Jan Adam merupakan tokoh utama laki-laki dan orang yang kemudian dekat dengan Sakeza. Adam digambarkan sebagai sosok yang pendiam, lembut, perhatian, penyayang, dan cukup dewasa meskipun usianya lebih muda daripada Sakeza.
Adam juga merupakan orang yang tidak mudah menyerah ketika menghadapi masalah. Ia memiliki persoalan dalam keluarganya, tetapi tetap berusaha menghadapi keadaan tersebut. Sikap Adam yang perhatian dan mampu memahami Sakeza membuat hubungan mereka semakin dekat.
Raka merupakan pacar Sakeza di awal cerita sekaligus salah satu tokoh yang menimbulkan konflik. Raka sebenarnya pernah menjadi orang yang dekat dan dipercaya oleh Sakeza, tetapi sikapnya kemudian berubah.
Raka memiliki watak posesif, suka mengatur, keras, dan mudah emosi. Ia terlalu ikut campur dalam kehidupan Sakeza sehingga membuat Sakeza merasa tertekan. Sikap tersebut akhirnya membuat hubungan mereka tidak sehat dan Sakeza memilih untuk mengakhiri hubungan tersebut.
Vodka merupakan kakak Jan Adam. Ia mempunyai sifat tegas, protektif, dan keras dalam mengambil keputusan. Sikapnya terhadap Adam muncul karena ia merasa bertanggung jawab terhadap adiknya.
Vodka menjadi salah satu tokoh yang membuat hubungan Adam dan Sakeza menghadapi hambatan. Ia memiliki pandangan dan pertimbangan sendiri mengenai kehidupan Adam sehingga sempat meminta Adam untuk menjauh dari Sakeza.
Keluarga Sakeza berperan sebagai orang-orang yang berada di sekitar kehidupan Sakeza dan ikut memengaruhi perjalanan hidupnya. Mereka digambarkan sebagai pihak yang peduli dan memperhatikan keadaan Sakeza, terutama ketika terjadi masalah dalam hubungan Sakeza dengan Raka.